MOTOR MATIC YANG BERISIK

Cukup banyak hal yang bisa dilakukan saat akhir pekan tiba, salah satunya nonton film. Seperti jum’at itu, sepulang memberikan les komputer di daerah Bukit Barisan, Malang saya menyempatkan diri untuk mampir sebentar di salah satu tempat persewaan VCD dan DVD langganan saya.

Memasuki tempat parkir, saya disambut oleh jedag-jedug musik yang cukup keras. Sangat tidak mungkin kalau suara tersebut berasal dalam tempat persewaan karena pintu tempat persewaan yang terttutup dan terbuat dari kaca tidak memungkinkan suara dari dalam terdengar begitu keras dari luar. Sambil dibantu tukang parkir mengatur posisi yang pas bagi motor kesayangan saya, saya celingukan mencari darimana asal suara itu (karena terasa benar-benar dekat).

Akhirnya saya temukan juga sumber suaranya, motor matic warna putih yang berada tepat di samping kanan motor sayalah penyebabnya.  Motor matic keluaran Yamaha itu telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan sound system yang cukup besar yang terletak antara pijakan kaki pengemudi dan body depan (sayang saya belum sempat menjepretnya).

Saya pikir motor itu milik bapak tukang parkir, karena dalam kondisi terparkir sound systemnya dibiarkan menyala (untuk hiburan tukang parkir daripada sepi nungguin motor-motor yang bukan miliknya). Karena cukup penasaran, saya bertanya pada sang tukang parkir, “Motor ini punya bapak?”. Si bapak menjawab sambil tersemnyum, “Bukan mbak..”. “Oooo, saya kira punya bapak..”lanjut saya. Hmmm…trus kalau bukan milik tukang parkir, tujuan si empunya motor memarkir motornya dalam keadaan seperti itu apa ya..???

Saya pun masuk ke dalam tempat persewaan masih dengan rasa penasaran atas motor tersebut. Setelah mencari – cari, saya temukan film yang pas. Begitu selesai bertransaksi dengan kasir, saya kembali menuju tempat parkir. Sesampai di tempat parkir, motor matic bersuara tadi ternyata sudah tidak ada di tempatnya. Yahh…mungkin sudah diambil si empunya.

Dengan motor seperti itu semoga bisa menghibur orang-orang disekitarnya, minimal menghibur dan membuat bangga yang empunya motor sendiri. Sayang , kalau motor yang susah payah dimodifikasi dengan biaya yang saya yakin tidak sedikit itu hanya menjadi motor matic yang berisik …^_^V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s