DETIK KEBAIKAN (Sebuah Renungan)

Ada seorang anak bertanya kepada ayahnya dengan penuh rasa ingin tahu:

“ Wahai ayah apakah di dalam hidup ini kita bisa selalu berbuat baik?”

Berkerut dahi sang ayah mendengar pertanyaan anaknya, ia pun menjawab “Wahai anakku, rasanya sulit sekali bagi kita untuk berbuat baik selama hidup kita, pasti kita pernah berbuat salah…”

Sang anak masih penasaran ,”kalau dalam setahun Yah, bisa nggak ya kita selalu berbuat baik?”

Sang ayah kembali menjawab, “hmmm dalam setahun ya, rasanya masih cukup sulit anakku…”

Sang anak bertanya lagi, “kalau dalam sebulan saja, bisa nggak Yah kita selalu berbuat baik?”

Setengah berat, sang ayah yang sudah bisa dikatakan cukup dalam hal makan asam garam kehidupan menjawab, “Waduh masih sulit anakku, kalau harus selalu berbuat baik dalam waktu satu bulan…”

Sambil menarik nafas panjang si anak yang masih belum puas dengan jawaban ayahnya pun kembali bertanya, “ Yah … kalau dalam sehariiii saja, bisa tidak kita selalu berbuat baik?”

“ Sehari pun rasanya masih sulit anakku…, tapi kalau kita berusaha dengan sangat keras mungkin bisa”, jawab sang ayah.

Sang anak masih belum puas, “Kalau sejam deh Yah, bisa tidak ya?”

Dengan setengah terpaksa sang ayah berkata, “kalau sejam dengan usaha yang keras mungkin bisa.”

Masih belum puas juga dengan jawaban sang ayah, sang anak pun bertanya kembali, “Begini saja Yah, kalau sedetik saja kita selalu berbuat baik apakah bisa?”

Mendengar pertanyaaan tersebut, sang ayah berkata sambil tersenyum,” Nah kalau sedetik insyaAllah mudah bagi kita untuk berbuat baik.”

Mendengar jawaban sang ayah, sang anak pun tersenyum puas sambil berkata, “Kalau begitu Yah aku akan berusaha berbuat baik dalam sedetik dan aku akan senantiasa menjaga setiap detik berikutnya untuk berbuat kebaikan. Sehingga dari detik – detik itu bisa menjadi semenit kebaikan, sejam kebaikan, sehari kebaikan, sebulan kebaikan, setahun kebaikan, dan seumur hidupku dalam kebaikan.

Sang ayah pun terharu sekaligus malu mendengar perkataan anaknya.

9 thoughts on “DETIK KEBAIKAN (Sebuah Renungan)

  1. wah…. artikelnya bagus….

    bwt mb, kenapa gak pke autoreadmore??

  2. Kunjungan pertama saya mbak.. Salam kenal dari Jombang..

  3. like dis mbak ratna…. ^___^

  4. oalah taunya saya readmore heheh ternyata sama ajah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s