MENELADANI SEORANG PEMIMPIN CILIK (bukan licik … ^_^V)

Pemimpin…

Pemimpin tidak hanya sekedar masalah kedudukan terhormat , tidak hanya sekedar masalah ketenaran. Namun lebih dari itu semua, pemimpin adalah sebuah tanggung jawab yang tidak main – main dan kemampuan untuk menjadi teladan bagi yang dipimpin.

Banyak pemimpin luar biasa yang bisa kita teladani (namun banyak pula pemimpin yang tidak patut kita jadikan teladan ^_^V), termasuk apa yang akan saya bagikan kali ini. Bagian kecil sosok pemimpin yang bisa kita teladani, meskipun hanya dari seorang pemimpin cilik.

gambar diambil dari http://politikana.com/


Kisah yang saya bagikan kali ini adalah nyata dan saya alami sendiri semasa saya duduk di bangku kelas 2 SMP.

Kala itu, saya bersama teman – teman sekelas sedang berada di ruang kelas untuk mengikuti mata pelajaran matematika. Karena suatu hal pak guru yang saat itu tengah asyik mengajar kami, harus keluar kelas untuk beberapa waktu. Sebagai anak usia belasan yang masih suka bermain dan mengobrol kanan-kiri, tentu saja kesempatan ini tidak kami sia – siakan untuk bermacam-macam kegiatan guna menghilangkan kebosanan selama pelajaran berlangsung. Ada diantara kami yang asyik mengobrol tentang artis yang sedang naik daun, ada yang main bola kertas, ada yang menyanyi dengan suaranya yang sumbang dan masih banyak lagi. Karena keasyikan, kami sampai lupa bahwa kegaduhan kami mengganggu kelas tetangga yang sedang mengikuti pelajaran. Karena kegaduhan yang luar biasa dari ruang kelas kami, memaksa pak guru yang meninggalkan kami untuk suatu urusan tadi kembali ke kelas kami. Begitu memasuki ruang kelas, sisa-sisa kegaduhan masih terlihat. Kondisi tersebut, sontak membuat marah pak guru, beliau bertanya kepada kami dengan nada tinggi, “Siapa yang melakukan semua ini?”, karena kami semua yang melakukannya maka kami tidak berani menjawab dan hanya tertunduk. Sekali lagi, beliau bertanya kepada kami dengan nada yang lebih tinggi karena semakin kesal dengan diamnya kami. Karena kami tetap diam, maka beliaupun berkata, “Ya sudah, kalau tetap seperti ini saya akan meninggalkan kelas ini dan tidak akan mau mengajar lagi di kelas ini.” Saya dan teman-teman semakin tertunduk lesu. Selama beberapa saat kami tetap terdiam, Sampai ketika pak guru sudah berkemas untuk meninggalkan kelas, salah seoarang teman kami yang dipercaya sebagai ketua kelas saat itu maju ke depan mendekati tempat duduk pak guru kami. Dia berkata kepada beliau, “Mohon maaf Pak, kejadian ini adalah tanggung jawab dan kesalahan saya, karena saya sebagai ketua kelas tidak bisa mengatur dan mengarahkan teman-teman selama bapak meninggalkan kami tadi.” Mendengar ucapan sang ketua kelas, pak Guru mengurungkan niatnya meninggalkan kami dan kembali mengajar kami dengan memberikan beberapa nasihat sebelumnya.

Sungguh, mendengar ucapan sang ketua kelas kami saat itu, membuat saya tercengang dan terkagum. Bisa dibayangkan anak yang masih berusia 14 tahun berani bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat teman-temannya dan memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa, tidak hanya mau dipuja atas kedudukannya tapi juga mau bertanggung jawab atas kesalahan anak buahnya. Saya berkata dalam hati, “tidak salah saya memilihmu sebagai pemimpin teman …”.

(two thumbs up buat ketua kelas 2A-SMPN 1 Tumpang : Rudi Wibrianto, sikap luar biasamu kala itu selalu saya ingat dan saya jadikan pelajaran)

Bagaimana dengan pemimpin kita saat ini?

Semoga saya dan Anda semua bisa mengambil pelajaran dari apa yang saya ceritakan tadi. … Apakah Anda memiliki cerita lain? Silakan dibagi untuk diambil pelajaran ^_^V

2 thoughts on “MENELADANI SEORANG PEMIMPIN CILIK (bukan licik … ^_^V)

  1. semoga “kepolosan” sang ketua kelas tetap terjaga🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s